Apa itu supply and demand ?
Kegiatan pasar tidak luput dari kegiatan penawaran dan permintaan dari apa yang di perjual belikan, ini juga yang berlaku dalam sebuah perdagangan pada pasar forex. adanya penawaran dan permintaan ini sering di kenal dengan istilah supply dan demand. Dalam dunia trading forex sendiri pergerakan harga seperti sebuah kutub positif dan kutub negatif di mana saling tarik menarik . karena aksi dari penjual dan pembeli para pelaku pasar ini mencoba untuk memperkirakan atau menganalisa untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga yang di tunjukkan pada chart aplikasi perdagangan mereka.
Pada dasarnya pergerakan mata uang ini akan di tentukan dari supply (penawaran) dan demand (permintaan). Pengaruh yang signifikan dapat di hasilkan dari sebuah berita fundamental, yang mana secara pergerakan harga tidak akan terlalu melejit atau meroket dengan kencang tanpa sebab asal muasal. dan salah satu penyebab pergerakan harga yang signifikan adalah karena berita fundamental. kalau saja berita fundamental dengan hasil positif, maka permintaan akan meningkat dan penawaran akan menurun. begitu berita fundamental negatif , maka penawaran akan meningkat dan permintaan akan menurun.
Supply dan Demand
Mari kita mencari pemahaman yang sederhana dengan pemahan ini kemudian kita bisa memberikan sudut pandang mengenai supply dan demand ini, dari definisinya supply ini adalah ketersediaan barang yang ada , demand ini adalah jumlah banyak barang permintaan.
Contoh sederhananya begini , kita mencoba berhalusinasi kalau kita adalah seorang petani di mana pada waktu musim panen jangan sampai kita menjual stok keselurahan padi.
Pada waktu musim panen padi semisal katakanlah untuk harga padi waktu panen tersebut per kilo nya di hargai 5000 rupiah. dari seluruh hasil yang telah di peroleh saya hanya menjual beberapa puluh kilo saja katakanlah saya menjual pagi sebanyak 300 kg. Dan seiring waktu ke waktu karena padi mulai sedikit belum musim panen kenaikan harga akan terjadi untuk harga perkilonya sekarang menjadi 8000 rupiah. sebagai petani yang bijak disini kita di sarankan untuk jangan melakukan aksi penjualan secara keseluruhan , kita akan tunggu harga benar benar tinggi untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.
Di bawah ini adalah contoh dari grafik penawaran, grafik akan menunjukkan kenaikan harga karena supply semakin meningkat di karenakan harga yang mengalami kenaikan.
Setalah dari contoh di atas kita sebagai petani, kita berubah menjadi seorang konsumen atau pembeli.
Semakin rendah suatu harga maka akan lebih banyak yang menginginkannya karena mereka akan semakin banyak membeli karena harga yang di tawarkan adalah murah . jika harga per kilo gram padi tadi di hargai 5000 rupiah maka akan semakin banyak yang membelinya. dan ketika harga padi tersebut di rasa terlalu mahal katakanlah 8000 rupiah perkilo gram para pembeli akan stop tidak membeli terlebih dahulu.
Di bawah ini adalah contoh grafik dari permintaan , grafik akan menunjukkan ke bawah karena demand semakin kuat karena melemahnya sebuah harga.
Dari kurva di atas kalau kita gabungkan akan ketemu titik keseimbangan , titik ini di hasilkan dari para penjual dan pembeli yang bersaing pada pasar untuk menentukan arah harga selanjutnya, Dengan begitulah harga pasar di tentukan, Berikut adalah tabel dari pertemuan antara supply dan demand.
Setelah kita mengetahui cara kerja dari supply dan demand ini pada kejadian jual beli barang di atas , kita bisa memanfaatkannya kepada real market pada pasar dagang valuta asing atau mata uang asing. berikut adalah contoh dari area supply dan demand.
Area Supply, digunakan untuk aksi penjualan karena sesuai dengan teori di atas kalau opsi terbaik adalah pada area supply atau persediaan yang banyak sehingga kita bisa melakukan aksi jual.
Area Demand, digunakan untuk aksi beli karena kalau harga semakin rendah maka semakin banyak yang akan membeli dan dengan begitu diharapkan harga akan mengalami sebuah kenaikan.
Spoiler:
Komentar
Posting Komentar